Paloh, Metrojayanews.com- Sebuah kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Sambas yang terletak di Desa Mentibar Kecamatan Paloh, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.
Menurut salah seorang warga Kecamatan Paloh yang mengetahui persis asal usul lahan serta bangunan diatasnya H.Muhammadin menjelaskan kepada wartawan media ini bahwa sejak dibangunnya kantor BPP di atas lahan yang luasnya kurang lebih 40 x 400 meter ini tidak pernah diperbaiki sehingga kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.
“Hampir lebih kurang dua dekade sejak bangunan BPP ini dibangun, saya melihat belum pernah sama sekali dilakukan perbaikan, seperti yang kita lihat saat ini kondisi bangunan sangat memprihatinkan”, jelas Muhammadin.
“Dan saya tahu persis asal usul bangunan di ini”, ungkapnya lebih lanjut.
Menurut Muhammadin terkait lahannya, dialah yang punya andil menjualkan si pemilik lahan kepada pemerintah daerah.
“Pada waktu itu saya yang menawarkan ke Pemda Sambas, namun saya sudah lupa tahunnya”, ujarnya.
Lebih lanjut disebutkan Muhammadin, dirinya juga merasa heran kenapa bangunan separah ini belum pernah direhabilitasi.
“Saya juga heran, dengan kondisi bangunan yang sudah rusah, kenapa belum juga ada upaya untuk merehabilitasi bangunan itu”, tanyanya heran.
“Padahal asetnya di beli dengan dana pemerintah, atau apakah BPP disini hanya pormalitas semata..?”, sebut Muhammadin heran..
Pada saat awak media ini memantau kondisi bangunan ke lokasi tidak ada yang dapat dikonfirmasi karena kantor dalam keadaan kosong.
Namun demikian, harapan H.Muhammadin kepada pemerintah dalam hal ini Bupati Sambas segeralah memperhatikan bangunan BPP di Kecamatan Paloh, karena kantor BPP adalah pusat layanan petani, apalagi sekarang ini kita sedang mensukseskan program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto yakni pencapaian swasembada pangan, demikian tutupnya mengakhiri.***
Wartawan : Haris Disastra
Editor : EF/ Joh
