CAMAT TELUK KERAMAT HADIRI MUSDES PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DESA PIPITTEJA

Spread the love

Camat Teluk Keramat Dr.Nasrullah, S.Ag.M.Hum.

Pipitteja, Metrojayanews.com-  Dalam rangka mengidentifikasi masalah stunting dan menyepakati prioritas program pencegahan dan penurunan stunting ditingkat desa, hari ini (25/5/3026) digelar musyawarah desa (musdes) pencegahan dan penurunan stunting oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pipitteja Kecamatan Teluk Keramat.

Dalam musdes ini dihadiri oleh Camat Teluk Keramat Dr.Nasrullah, S.Ag.M.Hum. Selain itu hadir juga perwakilan Kepala Puskesmas Pimpinan ibu Ramlah,S.Tr.Kes. kepala desa, perangkat desa, BPD, bidan desa, kader gizi, kader posyandu, bumil, LKD, ketua RT, tokoh agama, dan tokoh nasyarakat.

Sebelum dilakukan sesi diskusi dalam musdes tersebut, pimpinan musyawarah desa Haris Disastra memberikan kesempatan kepada Bidan Desa Rahmawati, A.Md.Keb. untuk memaparkan informasi penanganan stunting di desa Pipitteja saat ini.

Dari pemaparan bidan desa ini forum musdes dapat menangkap ada dua (2) permasalahan pokok yang perlu diprioritaskan penanganannya pada penganggaran desa Pipitteja tahun 2027.

Yang pertama masih terdapat Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, dan kedua masih ada beberapa anak kurangnya timbangan berat badan balita, sementara solusi yang disepakati atas permasalahan diatas adalah Pememberian Makanan Tambahan dengan Nutrisi yang cukup.

Pada kesempatan itu Camat Teluk Keramat Nasrullah menyebut dalam kata sambutannya mengatakan bahwa pencegahan stunting sangat krusial untuk dilakukan terutama selama 1000 hari pertama kehidupan.

“Pada pencegahan yang sangat krusial itu di saat 1000 hari masa kehidupan dari masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun,” jelas Nasrullah.

“Untuk itu,” sambung Nasrullah, “bahwa pemerintah mendorong ada 6 sasaran atau langkah pencegahan stunting yakni, pemenuhan nutrisi selama kehamilan, pemberian asi eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI, dan yang tidak kalah penting pantau tumbuh kembang anak di Posyandu. Kemudian lengkapi imunisasi dasar, dan tetapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” terangnya.

Nasrullah juga menyinggung tentang pencegahan perkawinan anak di bawah umur, karena hal itu juga merupakan salah satu unsur penyebab stunting.

“Oleh arena itu kita juga perlu membentuk Peraturan Desa “Desa Layak Anak” guna pencegahan perkawinan anak di bawah umur,” demikian tutup Camat ini.

Sementara itu Kepala Desa Pipitteja Pijai,S.Pd.I. menyambut baik pelaksanaan musdes di desanya.

“Harapan saya musdes ini dapat menghasilkan rumusan terbaik dalam mengatasi angka stunting di Desa Pipitteja, ” tutupnya mengakhiri. ***

Pewarta : Tim Metrojayanews.com

Editor : EF/Joh

Exit mobile version