Paloh  

AKIBAT LANTAI RUMAH TERTIMBUN PASIR LAUT WARGA MENGUNGSI KE RUMAH TETANGGA

Spread the love

 

Labbak bersama kepala dusun dengan sebagian rumahnya yang tertimbun pasir laut (Dok 18/1/2026)

Desa Kalimantan, Metrojayanews.com- Keprihatinan ini menimpa atas seorang warga di Desa Kalimantan Kecamatan Paloh yang lantai rumahnya tertutup oleh pasir laut kurang lebih dengan ketebalan 40 cm. yang dibawa oleh ganasnya gelombang akhir-akhir ini.

Besarnya gelombang laut dipesisir pantai Desa Kalimantan bukan hanya menyebabkan abrasi namun juga membawa pasir laut hingga menimbun bagian rumah warga.

Salah satu rumah warga yang bagian lantainya tertimbun pasir laut adalah bernama Labbak atau panggilan hari-harinya Ngah Labbak, rumah bagian belakangnya (suyuk) rusak diterjang gelombang dan sebagian di dalamnya tertimbun pasir, sehingga menyebabkan rumahnya tidak layak untuk ditempati.

Saat wartawan media ini meninjau ke lokasi ternyata Ngah Labbak sudah mengungsi ke rumah tetangga yang kebetulan rumah kepala dusun.

Dirinya juga menceritakan akibat gelombang yang terlalu kuat menerjang pesisir pantai hingga alasannya harus sampai mengungsi ke rumah tetangga,

“Saya tidak berani, apalagi suami sedang sakit keras”, jelas Ngah Labbak.

“Kini kami menumpang rumah ditempatnya bapak kepala dusun”, ungkapnya menjelaskan.

“Kami hanya bisa pasrah” sebut Ngah Labbak sedih.

Di kesempatan yang sama Rahmat, seorang kepala dusun di sini menjelaskan bahwa gelombang akhir-akhir ini sangat luar biasa kuatnya.

“Akhir-akhir ini gelombang sangat kuat, pasir yang terbawa ombak saking banyaknya hingga menutupi aspal di jalan, demikian juga dengan rumah warga, sebagian ikut tertimbun pasir laut. Dan saat ini kami hanya pasrah dengan kekuatan alam, sementara bantuan baik dari pemerintah belum ada yang datang”, terangnya.

Harapannya sebagai kepala dusun, agar pemerintah memperhatikan warganya yang terkena bencana alam ini, apalagi keluarga Labbak yang disebutnya cukup rentan miskin jadi perlu bantuan

“Semoga saja dengan terbitnya berita ini dapat menggugah kepedulian kita semua sebagai warga yang menjunjung rasa keprihatinan”, tutup Rahmat.***

Penulis/wartawan : Haris Disastra                                                                                  Editor : EF/ Joh

Exit mobile version