KEPALA DESA SIMPANG EMPAT LAKUKAN UPAYA BANTUAN SOSIAL BAGI KORBAN PASCA BENCANA KEBAKARAN PASAR

Spread the love

 

Karnain Kades Simpang Empat Kecamatan Tangaran

Simpang Empat, Metrojayanews.com- Pasca bencana kebakaran hebat yang melanda pasar Desa Simpang Empat Kecamatan Tangaran, menghanguskan setidaknya 11 ruko dan 1 bangunan rumah yang terjadi pada Minggu dini hari 25/1/2026 kini meninggalkan puing-puing sisa kebakaran.

Sebagian besar barang-barang milik warga dalam ruko tidak bisa diselamatkan, dan diperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Rasa trauma selalu menghantui para korban yang terkena musibah kebakaran ini karena kejadiannya yang begitu cepat.

Saat ini korban sedang menghitung seberapa besar kerugian yang dialaminya, untuk dilaporkan kepada kepala desa guna keperluan administrasi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Simpang Empat Karnain kepada wartawan media ini ketika ditemui di ruang kerjanya hari ini (29/1/2026).

“Beberapa hari ini, saya sudah menerima laporan dari korban kebakaran seberapa besar kerugian yang dialami guna untuk keperluan administrasi”, jelas Karnain.

“Kebanyakan korban ini menyewa tempat, jadi secara otomatis dalam satu ruko itu ada dua korban”, tambahnya menjelaskan.

Ia sebagai kepala desa sangat prihatin terhadap korban kebakaran yg terjadi beberapa hari lalu, dan akan berusaha untuk bisa meringankan sedikit beban mereka.

“Sekarang saya sedang melakukan upaya keprihatinan bersama semua warga di desa untuk meringankan beban bagi korban, yakni dengan memberikan sumbangan sukarela”, ungkapnya.

Sumbangan sukarela ini tidak hanya di Desa Simpang Empat, melainkan juga di desa lainnya yang masih dalam satu Kecamatan Tangaran.

“Di samping sumbangan warga saya, kami juga membuka bantuan  di 8 desa lainnya yang berada satu  wilayah Kecamatan Tangaran, mudahan ini bisa menjadi solusi sementara”, ucap Kades ini lebih lanjut.

“Ke depannya kita harus  memperkuat Mitigasi Bencana, untuk meminimalisir seperti kejadian kebakaran pasar kemarin”, tegas Karnain.

Pemerintah Desa berharap kepada instansi terkait, terutama pemerintah daerah untuk bisa memberikan bantuan penyediaan pompa air yang sewaktu-waktu dapat digunakan dengan segera.

“Di Desa Simpang Empat ini sudah seharusnya ada BPK,  sebagai antisipasi bencana kebakaran”, demikian ucap  Karnain mengakhiri.***

Wartawan : Haris Disastra

Editor : EF/Joh

Exit mobile version