Sambas  

POLRES SAMBAS LAKUKAN PENYELIDIKAN ATAS MENINGGALNYA SEORANG PRIA KARENA GANTUNG DIRI

POLRES SAMBAS LAKUKAN PENYELIDIKAN ATAS MENINGGALNYA SEORANG PRIA KARENA GANTUNG DIRI

Spread the love

 

 

Korban Ar (24) meninggal dunia diakibatkan gantung diri disebuah rumah, di Dusun Parit Lintang Desa Serumpun Kecamatan Sala Tig, (dokumen, 9/4/2025)

POLRES SAMBAS LAKUKAN PENYELIDIKAN ATAS MENINGGALNYA SEORANG PRIA KARENA GANTUNG DIRI

Sambas, Metrojayanews.com- Polres Sambas Polda Kalbar, melakukan penyelidikan atas penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia karena gantung diri di sebuah rumah di Dusun Parit Lintang, Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas pada Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban diketahui bernama Ariansyah, seorang pria berusia 24 tahun yang beralamat di lokasi kejadian.

Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Nuriman yang bermaksud mengantarkan handphone korban yang tertinggal.

Menurut keterangan saksi, saat tiba di rumah korban, pintu dalam keadaan tidak terkunci, dan saat saksi memasuki bagian dapur rumah, saksi menemukan korban dalam posisi tergantung menggunakan tali rapia.

Mengetahui kejadian tersebut ianya kemudian segera memanggil rekannya bernama Budi, untuk meminta bantuan. Budi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun dan pihak Kepolisian Sektor Pemangkat.

Atas laporan ini pihak kepolisian langsung bergerak dan setiba dilokasi dengan segera melakukan tindakan olah tempat kejadian perkara (TKP), dengan memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Pemangkat untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dr. Danillo, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diperkirakan korban meninggal kurang dari lima jam sebelum ditemukan.

Keterangan yang didapat dari pihak keluarga korban menyebutkan bahwa korban tidak memiliki masalah keluarga dan baru saja pulang dari rumah saudaranya di Jawai, jelas keluarga korban.

Keluarga menerima dengan ikhlas peristiwa tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi serta menyatakan tidak akan menuntut siapa pun atas kematian korban.

Kapolsek Pemangkat AKP Ronald Deni Napitupulu S.H., M.H. menyampaikan bahwa penyelidikan awal menunjukkan tidak ada indikasi tindak pidana.

Namun demikian, pihak kepolisian tetap mengumpulkan keterangan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini.***

Sumber : Humas Polres Sambas. Tim Metrojayanews,com                                                        Editor : EF/Johardi

Exit mobile version