Tempapan Hulu, Metrojayanews.com- Dengan usianya yang masih relatif muda kurang lebih 3 tahun, TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Ummi Musinah Dusun Dadau Desa Tempapan Hulu Kecamatan Galing saat ini sudah memiliki santri berjumlah 48 anak, yang dibagi dalam 2 kelas yakni kelas A dan kelas B.
TPA ini berada di lingkungan Perusahaan Sawit PT.Cakra Khatulistiwa Prima (PT.CKP) yang didirikan atas inisiatif seorang maneger perusahaan yakni Jasman Syaidi.
Selama diperusahaan Beliau (Jasman) bukan hanya fokus memajukan perusahaan, namun juga ikut peduli terhadap kemajuan masyarakat di lingkungannya sebagai bentuk pengabdian perusahaan, terutama terhadap pendidikan dini kepada anak untuk belajar membaca dan mengenal aksara Al-Qur’an.
Hal ini disampaikan Jasman kepada awak media ini saat melaksanakan ruwahan sya’ban di lokasi belajar, yang diikuti juga oleh guru dan orang tua anak.
Di kesempatan ini Jasman juga menjelaskan terkait tujuan didirikannya TPA “UMMI MUSINAH”.
“Sesungguhnya nana TPA ini diambil dari nama orang tua saya”, ungkapnya
“Tujuan mendirikan TPA dalah untuk memberikan pendidikan keagamaan secara nonformal sejak dini kepada anak, guna memberantas buta aksara Al-Qur’an, mengajarkan tata cara ibadah, serta membentuk karakter generasi muda yang Qur’ani, berahlak mulia, dan beriman kepada Allah SWT”, jelas Jasman lagi.
“Selain itu di TPA ini juga mengajarkan kepada anak agar mampu membaca Alqur’an dengan baik dan benar”, sebutnya.
Saat ini TPA “UMMI MUSINAH” mempunyai 2 orang tenaga pengajar yang pendidikan keduanya adalah Sarata Satu (S1)***
Wartawan : Haris Disastra
Editor : EF/Joh
