Galing  

KADES TEMPAPAN HULU SAMBUT BAIK RAPAT TEKNIS PENANGANAN KARHUTLA DI  DESANYA

Spread the love

Pelaksanaan Rapat Teknis Karhutla di Desa Tempapan Hulu Kecamatan Galing, 7/4/2026

Tempapan Hulu, Metrojayanews.com- Kepala Desa Tempapan Hulu Kecamatan Galing Asmanto menyambut baik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas yang telah melakukan rapat teknis penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bertempat di aula kantor desa kemarin (7/4/2026).

Rapat ini diinisiasi oleh Kepala BPBD Kabupaten Sambas Alwindo,ST. berdasarkan surat nomor : 300.2.1/096/KL/BPBD/2026 sebagai tindak lanjut SK Bupati Sambas Nomor : 22/BPBD/2026 tentang Ditetapkannya Status Darurat Karhutla Kabupaten Sambas.

 

Hadir dalam rapat teknis ini diantaranya Kepala Bidang Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan ibu Nisa Azwarita, Kodim 1208 Sambas, Polres Sambas, Camat Galing, Camat Paloh, Danramil Teluk Keramat, Kapolsek Galing, Kapolsek Paloh, Manggala Agni, KPH, BKSDA Sajingan dan Paloh, PT. LAIK, PT. BCP, PT. FSK, Kades Tempapan Hulu, Kades Nibung, Kades Malek, MPA Nibung, MPA Tempapan Hulu, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Disebutkan bahwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas merupakan momok bagi masyarakat dan pemerintah yang harus selalu diwaspadai terjadi ketika musim panas.

Perlu kita sadari bahwa karhutla ini memerlukan penanganan serius serta menuntut adanya sinegritas semua pihak baik itu pemerintah, Polri, TNI, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Adapun Kabupaten Sambas adalah termasuk salah satu wilayah di Kalimantan Barat yang rentan terjadinya karhutla setiap tahun.

Menurut Kades Tempapan Hulu Asmanto, saat dihubungi via WA oleh awak media ini mengatakan bahwa tujuan diadakannya rapat ini sebagai bentuk peran pemerintah melalui instansi terkait dalam menghadapi kebakaran hutan di musim panas ini.

“Seperti yang disebutjan oleh nara sumber bahwa tujuan dari dilakukannya rapat teknis ini adalah guna meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, dan sinergitas antar lembaga baik itu pemerintah, TNI, Polri dalam upaya pencegahan, penanganan, serta penanggulangan karhutla secara terpadu,” tutur Asmanto singkat.

“Semoga saja pemantauan bencana yang terus kita lakukan secara dini dapat meminimalisir terjadinya kebakaran,” demikian tutup Asmanto.***

Penulis/wartawan : Haris Disastra

Editor : EF/Joh

Exit mobile version