
Camat Teluk Keramat Dr.Budi Iswanto, S.Pd.I,MM dalam rakor bersama Kades, BPD dan Sekdes (8/1/2024)
Sekura, Metrojayanews.com – Guna meminimalisir adanya kemungkinan kesalahan dalam penyusunan RAPBDes tahun anggaran 2024 oleh Pemerintahan Desa, Camat Teluk Keramat Kabupaten Sambas Bapak Dr. Budi Iswanto, S.Pd.I. MM. telah mengundang seluruh kepala desa, ketua BPD dan sekretaris desa Sekecamatan Teluk Keramat dalam rangka rapat koordinasi penyusunan RAPBDes tahun anggaran 2024 atas dasar peraturan menteri desa (Permendes) nomor 13 tahun 2023 tentang petunjuk operasional fokus penggunaan dana desa (DD) pada hari Senin 8/1/2024.
Pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut hasil rapat bersama dinas sosial dan PMD Kabupaten Sambas terkait Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, tanggal 4 Januari 2024 lalu.
Dalam persentase postur belanja desa dalam APBDes terdiri dari 2 bagian yakni 70% bidang penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa, sementara 30% bidang penyediaan penghasilan tetap dan tunjangan penyelenggara pemerintahan desa.
Dalam sambutannya Camat Teluk Keramat (Bapak Budi) menjelaskan bahwa dalam permendes 13 tahun 2023 fokus penggunaan DD diutamakan untuk mendukung:
1. Penanganan kemiskinan ekstrim maksimal 25%
2. Program ketahanan pangan dan hewani minimal
20%
3. Program pencegahan dan penurunan angka.
stanting, dan
4. Program sektor prioritas didesa, tutur Budi dalam
penjelasannya.
Kemudian Budi juga menjelaskan bahwa, “untuk ini bagi desa yang sudah berstatus mandiri diperbolehkan untuk menganggarkan rehab kantor desa maksimal 10%,” tambahnya lagi.
“Terkait dengan rehab kantor desa, bahwa hal ini merupakan khabar baik bagi pemerintah desa untuk mempercantik ruang kantor dan lain sebagainya,” kelakarnya.
Dan dibahagian akhir beliau (camat ini) selalu mengingatkan, “kepada kepala desa, BPD dan sekretaris desa agar berhati-hati dalam penggunaan DD karena ini sangat sensitif dan apabila ada kesulitan jangan segan-segan berkoordinasi kepada petugas kecamatan, agar kita terhindar dari hal yang buruk,” demikian tutup Bapak Budi ini.
Penulis/wartawan : Haris Disastra Editor : EF/Joh