Camat Teluk Keramat : KETAHANAN PANGAN DESA PERLU MEMAHAMI MENEJEMEN USAHA

Spread the love

Rapat Koordinasi Program Ketahanan Pangan Desa TA 2025 Kecamatan Teluk Keramat, di Desa Pipitteja (4/2/2025)

Pipitteja, Metrojayanews,com- Rapat Koordinasi yang dilaksanakan oleh Kecamatan Teluk Keramat hari ini (4/2/2025), yang dihadiri oleh seluruh kepala desa, ketua BPD, sekretaris desa, pendamping desa dan juga dihadiri Kapolsek dan Danramil Teluk Keramat.

Rapat tersebut bertujuan untuk merumuskan Program Ketahanan Pengan Desa dengan tepat yang ipusatkan di Desa Pipitteja sebagai tuan rumah.

Hal ini dilakukan berdasarkan Permendes PDT nomor 2 tahun 2024 tentang petunjuk operasional ketahanan pangan dana desa tahun anggaran 2025.

Dalam rakor ini juga akan dirumuskan formulasi yang jelas tentang lembaga pengelolaan dana desa ketahanan pangan, apakah itu BUMDes, BUMDesMa atau lembaga keuangan yang ada di desa seperti koperasi desa yang nantinya akan ditetapkan melalui musyawarah desa.

Disebutkan oleh Camat Teluk Keramat Dr.Budi Iswanto,S.Pd,I.MM. dalam kata sambutannya bahwa Pengelolaan Ketahanan Pengan di desa tidak ubahnya seperti pengelolaan bisnis yang memerlukan ketekunan dan keyakinan berusaha karena tidak terlepas dari persaingan.

“Dalam menejemen usaha keberhasilan itu tidak di dapat dengan serta merta, artinya perlu proses”, tutur Camat mengibaratkan Pengelolaan Ketahanan Pangan Desa.

“Jadi dalam proses itu diperlukan kekompakan terutama antara Pemerintah Desa dan BPD sehingga melahirkan kebersamaan serta keputusan yang tepat, dan output nya akan memunculkan kepercayaan masyarakat”, sambung Dr.Budi.

Terakhir Dr.Budi dalam kata sambutannya mengatakan lebih jauh.

“Perbedaan dalam bermusyawarah biasanya menghasilkan suatu tujuan dan kesepakatan yang baik”, demikian tutup Camat ini.

Di kesempatan yang sama Kapolsek Teluk Keramat Iptu Dwi Hendy Winoto,SH. juga menjelaskan bahwa Program Ketahanan Pangan Desa tahun 2024 di Kecamatan Teluk Keramat cukup berhasil. Hal ini menurut Bapak Dwi, panggilan akrabnya dikarenakan adanya kerja sama dan komunikasi yang baik antara Kepala Desa, BPD serta Perangkat Desa dalam mengelola dana ketahanan pangan ini, jelas Bapak Dwi.

Disamping itu tambahnya lagi lanjut,  “program ketahanan pangan di desa ini ibarat gayung bersambut dengan Polri karena Polri bersama Kementrian Pertanian sepakat untuk mensukseskan Asta Cita Swasembada Pangan Bapak Presiden Prabowo Subianto yakni dengan program penanaman jagung sejuta hektar”, sebut Bapak Dwi lebih lanjut.

“Guna mensukseskan program ini tentu saya memohon kepada semua Kepala Desa dan BPD adanya kerja sama dan dukungannya untuk tanam jagung, semoga kita berharap apa yang dicita-citakan Bapak Presiden dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat”, demikian tutup Bapak Dwi.***

Penulis/wartawan : Haris Disastra  Editor : EF/Johardi

Exit mobile version