Rakor Pemerintahan Desa seKecamatan Selakau di Desa Sungai Nyirih 29/8/2024
Selakau, Metrojayanews.com- Rapat koordinasi bulanan pemerintahan desa sekecamatan Selakau Kabupaten Sambas kali ini dilaksanakan di Desa Sungai Nyirih (29 Agustus 2024).
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Camat Selakau Alfianra,S.AP,MSi., sekretaris camat Haswandi, kasi, korcam, pendamping desa, kepala desa sekecamatan Selakau, pengurus APDESI, pengurus PABPDSI, ketua BPD dan anggota BPD sekecamatan Selakau.
Kepala Desa Sungai Nyirih, Dedi Mariyadi yang merupakan tuan rumah rakor, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada peserta rakor, dan juga terima kasih kepada Sekcam bapak Haswandi yang dalam hal ini bertindak sebagai Nara Sumber.
Rakor yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini adalah bertujuan, pertama untuk terus menjalin silaturrahmi sesama pemerintahan desa, dan juga dengan pertemuan ini kita dapat berdiskusi dalam banyak hal termasuk masalah yang dihadapi oleh pemdes, jelas Dedi Mariadi.
“Setiap ada masalah yang dihadapi pemdes Insya Allah dengan adanya koordinasi pasti mudah mendapatkan solusinya”, ungkapnya.
“Dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan”, sambungnya lagi.
Dicontohkan oleh Mariadi terkait pohon tua yang ada di depan Koramil Selakau yang membuka mengkhawatirkan masyarakatnya.
“Seperti terjadi di desa kami Sungai Nyirih contohnya, masyarakat mempertanyakan kepada saya tentang adanya pohon yang ada didepan Koramil Selakau, karena pohon tersebut sudah terlalu tua, masyarakat mengkhawatirkan akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, tentunya dengan adanya koordinasi ini kami bisa menyampaikan ke camat”, pungkas Mariadi.
“Banyak lagi masalah-masalah lainnya seperti kenakalan remaja yang saat ini menjadi trend kejahatan di kepolisian, kita perlu mengadakan ronda malam untuk mengantisipasi kenakalan remaja ini”, lanjutnya.
Disamping itu permasalahan desa lainnya yang menjadi perhatian kepala desa adalah pelayanan publik di bidang kesehatan.
Menurut Kades Mariyadi gerak cepat penanganan pasien menjadi salah satu masalah dalam penggunaan mobil ambulan puskesmas bagi masyarakat.
“Keluarga pasien yang akan menggunakan mobil ambulan sulit sekali untuk dapat segera tertangani, selalu menunggu lama, kadang mau dirujuk pagi, sore baru bisa dibawa, bahkan terkadang masyarakat akhirnya menyewa mobil umum atau pribadi, sehingga masyarakat merasa percuma punya mobil ambulan di Puskesmas”, terang Maryadi.
“Oleh sebab itu dengan adanya permasalahan diatas setidaknya pemdes bisa menyiasati pengadaan mobil ambulan ini dengan dana desa sesuai dengan undang-undang”, jelasnya.
“Semoga dengan adanya rakor kita pada hari ini bisa mendapatkan solusi untuk kedepannya”, terang Mariadi mengakhiri.
Dikesempatan ini Camat Selakau Alfianra,S.AP,MSi. menyampaikan bahwa rakor ini sangat penting, dan harapan saya peserta rakor bisa hadir semuanya”, harap Camat ini.
Alfianra,S.AP,MSi. membuka rakor dengan pantun, “Pagi ke umme bawa parang sebilah, parang terbuka dibungkus supaye tidak melukaek, dengan mengucapkan kate Bismillah, rakor pemerintahan desa sekecamatan Selakau secara resmi saye mulaek”, demikian pantun pembuka Camat Alfianra.
Semoga Rakor berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.***
Penulis/Wartawan : AZAHARAN/SUBANDI Editor : EF/JOH








