Kapolsek Teluk Keramat Iptu Rio Castella, SH bersama-sama masyarakat tani Desa Matang Segantar memulai tanam bibit jagung jenis hibrida di areal seluas 1 Ha, 3/8/2025
Matang Segantar, Metrojayanews.com. Swasembada jagung adalah merupakan program unggulan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam pemenuhan pangan nasional.
Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2025 Tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri, Pemerintah Desa Matang Segantar dan Polsek Teluk Keramat dalam hal ini bersama sama membangun sinergitas dalam upaya mendukung serta meningkatkan produksi jagung.
Dalam melakukan upaya, hari ini (3/8/2025) Kepala Desa Jasmani Ibrahim bersama Kapolsek Teluk Keramat Iptu Rio Castella, SH. yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas Bripka Husrin Kursain, BPD, PPL, TP-PKK, serta Kelompok Tani Desa Matang Segantar secara bergotong royong menanam bibit jagung jenis Hibrida di areal seluas 1 (satu) Ha, dimana jenis jagung ini diperkirakan sudah menghasilkan buah pada usia tanam 3 bulan.
Kapolsek Teluk Keramat Iptu Rio Castella, sebagai gugus tugas terdepan di wilayahnya, saat dikonfirmasi via WhatsAppnya kepada wartawan media ini menjelaskan bahwa Kepolisian Sektor Teluk Keramat sangat mendukung dan mengapresiasi Kepala Desa Matang Segantar dan jajarannya serta PPL dan kelompok tani.
“Dukungan dan apresiasi kami kepada semua yang telah menunjukkan kerja nyatanya memulai penanaman bibit jagung di areal seluas 1 Ha. jelas Rio Castella”, ujarnya.
Disebutkan lebih lanjut olehnya bahwa dalam pencapaian program Bapak Presiden diperlukan kolaborasi serta kerjasama yang baik.
“Untuk mendapatkan pencapaian hasil yang baik dan maksimal tentu sangat diperlukan kolaborasi kerjasama yang saling mendukung”, tambah Rio menjelaskan.
“Kami (Polsek Teluk Keramat) tetap terus menjaga sinergitas yang baik dengan Pemerintah Desa Matang Segantar dalam hal ini dengan Kepala Desa, PPL, Poktan dan masyarakat tani, agar hasil panen nantinya sesuai harapan kita bersama dan bermanfaat bagi masyarakat”, terang Rio Castella mengakhiri.
Adapun kelompok ikut tanam bibit jagung hari ini berjumlah lebih kurang 40 orang.*** Penulis/wartawan : Haris Disastra. Editor : EF, Johardi


















