Camat Teluk Keramat Dr.Budi Iswanto,S.Pd.I. MM ( baju biru ) yang didampingi Sekretaris Camat Buradi,S.Pd, MPd
Sekura, Metrojayanews.com-Hari ini (kamis, 4/1/2024) Camat Teluk Keramat Kabupaten Sambas Bapak Dr.Budi Iswanto, S.Pd.I, MM. mengawali rapat koordinasi pertama diawal tahun 2024 bersama Kepala Desa, Ketua BPD dan Sekretaris Desa sekecamatan Teluk Keramat.
Rapat koordinasi ini juga merupakan rapat koordinasi yang pertama bagi Budi Iswanto setelah dilantik diakhir tahun 2023 lalu menjadi camat teluk keramat menggantikan camat sebelumnya dan sekaligus menjadi ajang perkenalan dengan pemangku pemerintahan desa.
Beliau (Budi Iswanto) merasa bersyukur menjalankan tugas sebagai camat disini yang merupakan kecamatan terbesar dikabupaten sambas yang terdiri dari 25 desa.
Dan tentu saja ini merupakan sebuah tantangan yang cukup berat dalam menjalankan tugas jabatan.
“Saya hari ini sangat bersyukur pada kesempatan pertama dengan terlaksananya rapat koordinasi diawal tahun sekaligus membuka semangat baru dan perkenalan baru dengan saya sebagai camat teluk keramat” tutur Budi Iswanto dihadapan para kepala desa, ketua BPD dan sekretaris desa.
Dan dalam kesempatan itu Budi Iswanto menjelaskan akan bekerjasama yang senergis dengan pemerintahan desa guna membawa Kecamatan Teluk Keramat kedepan yang lebih baik lagi, harap Budi.
Demikian juga dengan pemerintahan desa jelas Budi lebih lanjut, “karena kita sadar bahwa membangun desa tidaklah mudah tanpa adanya kekompakan, kerjasama, sinergitas antar lembaga desa, terutama pemdes dan BPD, kedua lembaga ini punya peran strategis dalam membangun desa karena itu komunikasinya harus bagus,” kelakarnya.
Selain itu Camat (Budi) juga menyinggung kontribusi kecamatan teluk keramat yang besar terhadap Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas, yang membuat IPM Sambas tertinggi di Kalimantan Barat, dan predikat ini harus terus ditingkatkan,” sambungnya lagi.
Diakhir pertemuan ini Budi Iswanto berpesan kepada seluruh kepala desa, BPD dan sekretaris desa, apa bila ada masalah didesa harus secepatnya dikoordinasikan sesama pemangku pemerintahan desa, maupun kepada camat,” demikian tutup Budi mengakhiri.
Penulis/wartawan : Haris Disastra Editor : EF/Joh


















