Kondisi ruas jalan dipusat layanan Administrasi Pemerintahan Kecamatan Paloh
Paloh, Metrojayanews,com- Dengan letaknya yang sangat strategis diekor pulau borneo bagian utara kabupaten sambas yang kita kenal dengan Kecamatan Paloh.
Wilayah ini cukup terkenal dengan destinasi pariwisata yang eksotik terutama daerah sepanjang pantai pasir yang indah, mulai dari Desa Sebubus hingga Desa Temajuk.
Wilayah ini juga terkenal dengan bermacam jenis penyu yang setiap harinya naik bertelur yang sering dijumpai dengan mudah.
Namun dengan sumber daya alamnya yang bagitu bagus, ternyata belum didukung oleh infrastruktur terutama jalan yang baik.
Saat ini masih ada ruas jalan provinsi yang masih memprihatinkan dengan tingkat kerusakan yang cukup parah.
Hal ini dapat kita lihat dibagian pusat administrasi Kecamatan Paloh yakni Liku, dimana jalan disini sangat banyak yang berlubang, hingga sangat mengganggu kenyamanan berlalu lintas dan menciptakan panorama yang tidak nyaman sebagai pusat kota.
Salah satu warga Liku yakni Yetno M.Amin ketika dihubungi oleh wartawan media ini lewat WhatsApp mengatakan bahwa dirinya membenarkan ruas jalan provinsi terutama ruas Desa Malek-Desa Nibung (Liku) saat ini kondisinya cukup rusak parah dan berlobang-lobang.
“Saya sangat heran juga kepada pemerintah provinsi kenapa saat membuat perencanaan pembangunan jalan diwilayah ini tidak tuntas ?”, tutur Yetno.
Padahal Liku ini adalah pusat Administrasi Pemerintahan Kecamatan yang perlu didukung dengan infrastruktur yang baik, tambah Yetno menjelaskan.
Karena itu sambungnya lagi, kami warga Kecamatan Paloh mendesak Pemorov melalui Gubernur Kalimantan Barat Bapak Ria Norsan untuk dapat menuntaskan ruas jalan yang belum selesai ini, harap Yetno.
Kondisi ini juga diamini oleh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat H.Subhan Nur. Beliau juga mengharapkan kepada pemerintah provinsi untuk dengan serius mendukung pengembangan Kecamatan Paloh sebagai distinasi pariwisata nasional.
Dengan didukung infrastruktur yang memadai, saya yakin paloh akan semakin diminati, demikian ucap H.Subhan Nur mengakhiri.***
Penulis/wartawan : Haris Disastra Editor : EF/Johardi


















