H.Subhan Nur (anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat) saat kunjungan kerjanya di kecamatan paloh beberapa waktu yang lalu
Sambas, Metrojayanews,com- Proyek peningkatan jalan provinsi oleh Dinas PU-PR Provinsi Kalimantan Barat di kecamatan paloh kabupaten sambas tahun anggaran 2024 yang lalu masih menyisakan bagian ruas jalan yang belum tuntas dikerjakan.
Terutama pada ruas jalan Desa Malek-Desa Nibung dengan volume panjang kurang lebih 4 km, dimana terletak pusat administratif kecamatan yakni Liku.
Saat ini ruas jalan ini cukup memprihatinkan karena berlubang-lubang yang membahayakan bagi pengguna jalan raya.
Dengan kondisinya yang memprihatinkan ini, cukup mendapat perhatian dan tanggapan dari anggota DPRD Provinsi yang juga merupakan mantan ketua komisi IV periode 2019-2024 yakni bapak H. Subhan Nur.
Beliau (H.Subhan Nur) sangat menyesalkan kegiatan yang dikerjakan dinas PU-PR provinsi yang dinilainya alang kepalang, apalagi yang hanya menyisakan lebih kurang 4 km.
Karena itu H. Subhan Nur mendesak dinas PU-PR provinsi untuk dapat menyelesaikannya di tahun anggaran 2025 ini.
“Saya sangat prihatin dan menyesalkan kegiatan peningkatan jalan 2024 yang lalu masih belum tuntas dikerjakan, padahal ruas jalan Desa Malek-Desa Nibung kondisinya cukup parah dan berlubang-lubang”, jelas H.Subhan Nur ketika ditemui oleh wartawan media ini dikediamannya hari ini (3/2/2025).
H.Subhan Nur menegaskan bahwa ruas jalan yang tersisa sangat alang kepalang. Karena itu dirinya mendesak dinas PU-PR provinsi untuk dapat menyelesaikannya di tahun anggaran 2025.”
Disamping itu tokoh pemuda kecamatan paloh Yetno M.Amin menuturkan bahwa ruas jalan provinsi Desa Malek-Desa Nibung kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.”Iya, jalannya memang kondisinya berlubang-lubang, dan itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan”, ungkap Yetno via WhatsApp.
Masyarakat maupun ASN yang menggunakan jalan di sini merasa sangat kurang nyaman, karena itu Yetno juga berharap kepada dinas PU-PR provinsi kalimantan barat untuk meneruskan dan menyelesaikannya ditahun 2025 ini, harap Yetno.***
Penulis/wartawan : Haris Disastra Editor : EF/ Johardi



















