Paloh, Koran kitte ( Rabu, 26/05/2021 ) – ” Berlangganan Api ” itulah yang dialami oleh Desa Mentibar Kecamatan Paloh yang ketika musim kekeringan melanda wilayah ini.
BACA JUGA : Pemdes dan BPD tolak pemotongan ADD Sambas
Dengan lahannya yang masih tergolong lahan gambut yang cukup tebal menyebabkan Desa Mentibar sangat rawan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan.
Upaya pencegahan dini selalu dilakukan oleh Pihak Kepolisian Sektor Kecamatan Paloh yakni dengan selalu memberikan himbauan kepada Masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karna resikonya cukup tinggi, tutur Kapolsek Paloh Bapak AKP EKO ANDI SUTEJO SH. MH.
Pada saat kejadian Karhutla kemarin hari Rabu cukup melelahkan semua pihak karena sangat menguras banyak tenaga. Itulah yang dilakukan oleh Kapolsek dan Jajarannya yang semua turun untuk memadamkan api yang sedang melalap lahan perkebunan Masyarakat.
BACA JUGA : Bupati Sambas tidak hadiri Hearing di DPRD Sambas
Dengan bahu membahu yang di bantu oleh beberapa kalangan seperti Danramil, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni dan Polres Sambas akhirnya api dapat dikendalikan.
Dengan kejadian Karhutla yang sering terjadi diwilayah Desa Mentibar ini Pak Eko panggilan akrabnya tidak bosan bosan menghimbau Masyarakat untuk tidak bermain main dengan api walaupun itu berupa puntung rokok, jelasnya.
Ditambahkannya lagi bahwa dampak Karhutla ini sangat banyak dan tidak hanya berdampak ekonomi, tapi juga berdampak pada Kesehatan tubuh Manusia,demikian tutur pak Eko.
Kapolsek berharap kejadian kejadian Karhutla seperti ini tidak lagi terjadi, apalagi hambatan seperti sumber air yang cukup jauh dan juga tiupan angin yang cukup kencang membuat upaya pemadaman menjadi lambat. semoga.
Penulis Haris Disastra
Editor : Johardi
















