Sambas, Metrojayanews,com.
Sulitnya Masyarakat mendapatkan pupuk bersubsidi di Kabupaten Sambas, menyebabkan Masyarakat mendatangi Kantor DPRD Sambas guna menyampaikan Aspirasinya hari ini ( 6/10/2022 ).
Unjuk rasa damai yang dilakukan oleh elemen masyarakat yang diantaranya Mahasiswa, Kelompok Tani, Koperasi, dan Sarikat Buruh dengan menamakan dirinya Gerakan Rakyat Serentak ( Gertak ) dihadapan Anggota DPRD Sambas dan Kepala Dinas terkait menyampaikan tuntutannya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas yang salah satunya adalah menyelesaikan masalah kelangkaan pupuk bersubsidi.
Akibat dari pada kelangkaan pupuk bersubsidi ini banyak petani yang tidak bisa memupuk padinya dengan maksimal. Hal ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan buah tanaman padi itu sendiri, demikian disampaikan oleh salah seorang Pengunjuk rasa dihadapan Anggota DPRD ini.
Mereka ( Pengunjuk Rasa ) mempertanyakan apa yang menyebabkan Pupuk Bersubsidi ini sulit didapatkan oleh para petani ?
Sebelum mendapatkan penjelasan oleh Kepala Dinas terkait, Pengunjuk Rasa diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Solihin SH. yang didampingi oleh Ketua Komisi I Kurniawan Figo serta dari Pemerintah Daerah diantaranya Asisten Bupati Bidang Pemerintahan Bapak Drs.Sunaryo dan Asisten Bupati Bidang Perekonomian Bapak Ir.Yayan, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bapak Ir.Musanif MT, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Sumekto Hadi Suseno SE,ME.
Dijelaskan oleh Kadis Pertanian dan Perkebunan Musanif bahwa kelangkaan pupuk bersubsidi karna jatah pupuk yang tidak maksimal, sementara Pupuk Bersubsidi yang dimohonkan oleh Kelompok Tani melalui e-RDKK hanya mendapatkan 33% saja, sehingga ini jelas tidak mencukupi bagi Kelompok Tani, tutur Musanif dalam penjelasannya dan disamping itu Kartu Tani yang dimiliki petani juga belum dapat digunakan, demikian diakhir penjelasan Kadis Pertanian dan Perkebunan ini.
Sebelum membubarkan diri semua apa yang menjadi tuntutan Pengunjuk Rasa telah mendapatkan penjelasan dari Pemda Sambas. Dan setelah itu para pengunjuk rasa baru bubar dengan tertib dan aman, dan aspirasi yang telah disampaikan sudah tercatat dan akan dibawa oleh Anggota DPRD ke Bupati Sambas untuk ditindak lanjuti.
Sambas Maju Sambas Berkemajuan.
Penulis/Wartawan : Haris Disastra
Editor : Johardi.
