
Paloh, Metrojayanews,com.
Desa Temajuk Kecamatan Paloh merupakan satu-satunya Desa yang ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2022 ini di Kabupaten Sambas.

Dengan keseksiannya yang cukup dikenal oleh Masyarakat Kabupaten Sambas sehingga ramai peminat untuk memperebutkan kursi Kepala Desa Temajuk yang secara letak Geografisnya sangat strategis yakni sebuah Desa Perbatasan antara Negara Tetangga Malaysia Bahagian Timur atau yang dikenal dengan Negara Bahagian Serawak, Kuching.
Dari beberapa Calon Kepala Desa yang akan ikut kontestasi salah satunya adalah Rian Winandi yang mendapatkan nomor urut 2 dan Beliau ini adalah merupakan mantan Kepala Desa Temajuk yang baru beberapa bulan ini habis masa jabatannya sebagai Kepala Desa.
Dimasa Jabatannya Rian Winandi, menurut Ketua Koordinator TINDAK Kabupaten Sambas Daeng Karnadi, bahwa Rian Winandi adalah seorang Kepala Desa yang sangat tidak setuju dengan Program Pemerintah Vaksinasi Covid19, dan bahkan menurut Nara sumber ini sampai-sampai Rian ini mengajak Masyarakatnya untuk tidak ikut Program Vaksinasi Covid19.
Namun belakangan ini setelah ikut Calon Kepala Desa diketahui Rian Winandi ternyata punya kartu Vaksinasi Covid19.
Tentu saja hal ini menjadi dasar bagi Ketua Koordinator TINDAK Daeng Karnadi untuk mempertanyakan keberadaan Kartu Vaksinasi Covid19 Rian Winandi, kok ada padahal Dia ( Rian Winandi ) tidak setuju Program Vaksinasi Covid19 ini ? tutur Daeng Karnadi.
Kepada Tim Media ini Daeng Karnadi lebih jauh menjelaskan bahwa yang lebih mengherankan lagi bahwa Kartu Vaksinasi yang dimiliki oleh Rian Winandi bukanlah Kartu Vaksinasi Covid19 yang dikeluarkan dari dalam Kabupaten Sambas, bahkan dari Kabupaten lain, jelas pak Daeng.
Jadi sangat ironis sekali, tambah Daeng Karnadi ini karna Beliau ( Rian Winandi ) orang yang tidak setuju Program Vaksinasi Covid19.
Untuk itu Daeng Karnadi sebagai Ketua Koordinator TINDAK Kabupaten Sambas berharap agar Panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak baik Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa untuk segera menindak lanjuti temuan ini agar tidak menjadi Preseden Buruk bagi Pemerintahan khususnya Kabupaten Sambas, jadi perlu adanya Investigasi oleh Satgas, dan Saya siap mendampingi petugas, tutur Daeng Karnadi.
Semoga tidak ada dusta diantara kita, Karnadi mengakhiri.
Tim Metrojayanews,com.
















