
Pipitteja, Metrojayanews.
Dengan didasari Permen Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa TA 2021, Badan Permusyawaratan Desa Pipitteja Kecamatan Teluk Keramat telah melaksanakan Musyawarah Desa Khusus Penetapan Data Berbasis SDGs TA 2021, hari ini Kamis 15 Juli 2021.

SDGs Desa adalah merupakan upaya terpadu mewujudkan Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Ekonomi Merata, Desa Peduli Pendidikan, Desa Peduli Kesehatan, Desa Ramah Peremuan dan Anak, dan Desa Tanggap Budaya guna percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Suistainable Development Goals ).
SDGs Desa juga merupakan role pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam Program Prioritas Penggunaan DD TA 2021 yang setidaknya ada 18 sasaran dan tujuan Pembangunan Desa.
Didalam Musdessus ini Ketua POKJA Pendataan Berbasis SDGs Juhaini yang juga Sekretaris Desa Pipitteja diberikan kesempatan untuk menyampaikan Pemaparan Hasil Pendataan kepada peserta Forum Musdessus guna mendapatkan tanggapan,saran dan masukan untuk kesempurnaan Data SDGs ini.
Dengan melihat hasil Pendataan yang cukup sempurna dan lengkap, peserta Musdessus sepakat dapat menerima.
Kepala Desa Pijai SPd.I. menjelaskan pada Wartawan Medya ini seusai acara bahwa Beliau yang mewakili Pemdes, pertama mengucapkan banyak terima kasih kepada Pokja Pendataan SDGs yang telah dapat menyelesaikan pekerjaannya dalam rentang waktu yang cukup singkat tanpa mengalami kendala dilapangan, kedua Pijai menambahkan bahwa tentunya dengan telah adanya Data Berbasis SDGs Pemerintah dan Pemerintah Desa dapat menentukan kebijakan Pembangunan yang tepat sasaran, sehingga diharapkan Pembangunan Desa kedepan akan lebih baik, tutur Kades ini.
Beliau menambahkan lagi bahwa Pemdes bersama sama BPD akan terus bersenergis bahu mambahu memajukan Desa Pipitteja kedepan guna mencapai kesejahtraan Masyarakat Desa, karna itu prinsip prinsip Transparansi, Akuntabilitas, dan Efektipitas Penggunaan Anggaran harus dijaga.
Pada kesempatan Pijai sempat berceloteh mengenai pakaian yang dipakai saat musdessus, Beliau menyebutkan karna saat ini kita masih dalam situasi peringatan HUT KOTA SAMBAS maka pakaian adat puak melayu wajib kita pakai, tuturnya mengakhiri.
Hadir dalam Musdessus ini Camat Kecamatan Teluk Keramat, Jajaran Pemdes, BPD, LKD, Tomas, Toga, Dir BUMDes Pimpinan Jaya, RT, dan Pokja serta undangan lainnya, namun tidak ada Pendamping Desa yang hadir.
Dipenghujung acara musdessus ditutup dengan rasa kecerian peserta.
Penulis/ Wartawan : Haris Disastra.
Editor : Johardi.
















