banner 728x250
News  

NELAYAN DAPAT TERBANTU DENGAN TINGGINYA HARGA UBUR UBUR.

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Koran Kitte, Sebubus. Nelayan meminta kepada para pengepul untuk menaikkan harga ubur-ubur pada tahun ini, Kepala Desa Sebubus Irfan Riadi, SE. Sy.,MPd mengadakan pertemuan antara nelayan dan pengepul demi menentukan kesepakatan harga ubur-ubur.

Ubur-ubur adalah salah satu biota laut yang punya nilai ekonominya cukup tinggi, sehingga tidak sedikit para nelayan beralih mencari ubur-ubur ketika musimnya tiba. Musim ubur-ubur sering sangat dinantikan oleh para nelayan karna menjadi primadona penghasilan. Pada umumnya musim ubur-ubur tiba adalah diseputar bulan Maret hingga Mei. Disaat itulah para nelayan yang ada diseputar Desa Sebubus mempersiapkan segala alat tangkap dan perahu.

banner 325x300

Demikian juga dengan para pengepul atau pembeli, jauh sebelum musim itu tiba sudah mendirikan kilang-kilang penampungan di sepanjang pantai Desa Sebubus khususnya daerah Kampak Ceremai hingga Desa Temajuk Kecamatan Paloh.

Membandingkan tahun-tahun sebelumnya para nelayan ditahun ini meminta kepada para pengepul untuk menaikkan harga dari biasanya Rp2.500/ekor naik menjadi Rp3.500/ekor. Permintaan para nelayan seperti itu membuat tersentak para pengepul karena permintaan dinilai terlalu tinggi dan dianggap kurang wajar. Hal ini dikatakan oleh para pengepul karena pembiayaan pembelian dan penampungan ubur-ubur juga sangat tinggi, terutama pengadaan garam dan tawas, tutur seorang pengepul.

Melihat antara permintaan para nelayan dan pengepul tidak kunjung terselesaikan, maka diambil inisiatif oleh Kepala Desa Sebubus Irfan Riadi, SE.Sy.,MPd. untuk mendudukkan hal ini disatu meja dengan mempertemukan para nelayan dan pengepul.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Bhabinkamtimas Bripka Muriadi S.IP. Babinsa Serda Larasulu dan Ketua BPD Sebubus Ricky Chandra, S.Pd. Dalam pertemuan tersebut disepakati harga per ekor ubur-ubur adalah Rp2.900/ekor. Irfan Riadi selaku kepada Desa merasa bersyukur karena pertemuan tersebut menjadi solusi yang diterima kedua belah pihak.

“alhamdulilah, dengan adanya pertemuan ini maka harga ubur-ubur dapat kita sepakati dengan harga pasar yang wajar, harga yang mempertimbangkan kepentingan para nelayan dan kepentingan para pengepul”. Tutur Irfan Riadi.

Sangat diharapkan dengan harga yang sudah disepakati, kedua pihak tersebut tidak ada yang merasa dirugikan. Sama-sama meraih keuntungan demi kesejahteraan bersama.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *