banner 728x250

PENANGKAPAN SEEKOR BUAYA JADI TONTONAN MASYARAKAT SEKITAR

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Seekor buaya dengan ukuran panjang lebih kurang 4.60 meter berhasil ditangkap warga Desa Teluk Kembang Kecamatan Teluk Keramat (dok 21/5/2026)

Teluk Kembang, Metrojayanews.com- Masyarakat Desa Teluk Kembang Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas berhasil menangkap seekor buaya yang cukup besar di sungai lingkungan tempat tinggal mereka pada hari ini (21/5/2026).

banner 325x300

Buaya berukuran besar dengan panjang lebih kurang 4.60 meter ini diketahui hampir setiap hari muncul ke permukaan sehingga meresahkan masyarakat sekitar.

Pj Kades, Ketua BPD dan Tokoh Masyarakat menunjukkan alat yang sederhana yang digunakan menangkap buaya

Dengan seringnya kemunculan buaya ini masyarakat yang bermukim di pinggiran sungai merasa sangat khawatir untuk melakukan aktivitas di sungai.

“Kami sangat khawatir terjadi sesuatu kepada warga di sini dengan seringnya muncul buaya di sungai, ” tutur salah satu masyarakat Desa Teluk Kembang yang tak mau disebutkan namanya.

“Namun dengan telah ditangkapnya hari ini, jelas kami yang tinggal di pinggiran sungai ini merasa sangat lega,” tutupnya singkat.

Disamping itu H.Juhari,S.Pd. Pj Kepala Desa Teluk Kembang yang ditemui oleh wartawan media ini membenarkan bahwa seekor buaya sering dan bahkan hampir setiap hari muncul di sungai daerah pemukiman warga.

“Kemunculannya mungkin untuk mencari bangkai yang di buang warga ke sungai,” ucap Pj Kades menjelaskan.

Kehadiran buaya di sungai menyebabkan masyarakat menjadi resah dan takut, untuk itu masyarakat berinisiatif untuk menangkap buaya tersebut.

“Alhamdulillah hari ini upaya masyarakat dengan cara dan alat sederhana sudah berhasil menangkapnya dan sekarang sudah diamankan,” terangnya.

Buaya berukuran besar yang tertangkap dan telah diamankan tersebut kini menjadi tontonan bagi warga sekitarnya.

Masyarakat datang berbondong-bondong hanya untuk melihat buaya yang sempat membuat keresahan warga sekitar untuk melakukan kegiatan di sungai.

“Selanjutnya nanti buaya ini akan di evakuasi ke balai konservasi melalui Balai Pengelola Sumber Pesisir Dan Laut (BPSPL) Wilayah Kalimantan Barat,” demikian tutup H.Juhari.***

Pewarta : Haris Disastra

Editor : EF/Joh

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *