Panen jagung kuartal IV program ketahanan pangan di Desa Mulia, 15/12/2025
Desa Mulia, Metrojayanews.com. Walau di tengah pertaruhan cuaca yang cukup ektrim di siklus tanam kuartal IV program pemerintah swasembada jagung nasional tahun 2025 di Desa Mulia Kecamatan Teluk Keramat dinilai cukup baik.
Dan hari ini (15/12/2025) dilakukan panen bersama yang dihadiri oleh Camat Teluk Keramat Dr.Budi Iswanto,S.Pd.I.MM. Kapolsek Teluk Keramat Iptu Rio Castela,SH. Danramil 1208/07 Teluk Keramat Kapten (Inf) Waniran, kepala desa, BPP, Bhabinkamtibmas, BPD, TP-PKK, pendamping desa, kelompok Brigadir Pangan, kelompok tani serta tokoh masyarakat.
Panen dilakukan di areal seluas lebih kurang satu hektar, dan tanaman jagung di sini terjaga dengan baik dari kemungkinan gagal panen hingga dapat di panen pada tingkat hasil yang cukup memuaskan.
Keberhasilan panen di kuartal IV ini tidak terlepas dari adanya kerja keras yang dilakukan bersama antara kelompok tani dengan Bhabinkamtibmas Desa Mulia Bripka Husrin Kursain yang merupakan satuan pembina gugus tugas pencapaian swasembada jagung jajaran kepolisian sektor Kecamatan Teluk Keramat.
Mereka saling bahu membahu melakukan pemantauan guna mengantisipasi keadaan cuaca yang pancaroba.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Mulia Ratmaka dalam kata sambutannya.
“Sebagai kepala desa, mengucapkan terima kasih kepada bapak Forkopimcam, Bhabinkamtibmas, kepala BPP, BPD, LKD, pendamping desa, kelompok Brigadir Pangan, kelompok tani, tokoh masyarakat yang hadir disini dalam rangka panen jagung di kuartal IV tahun 2025”, tutur Ratmaka.
“Dan saya”, sambungnya, “sangat mengapresiasi terutama kepada Bhabinkamtibmas dan kelompok tani yang telah bekerja keras menjaga tanaman jagung disini guna antisipasi kegagalan panen dari cuaca yang tidak menentu”, ungkapnya.
“Dan pada hari ini kekhawatiran saya Alhamdulillah terjawab dengan keberhasilan, saya sangat bangga”, demikian sambutan Ratmaka singkat.
Di kesempatan yang sama baik itu Camat Teluk Keramat Dr.Budi, Kapolsek Teluk Keramat Iptu Rio Castela dan Danramil Kapten (Inf) Waniran, karena semua diberikan kesempatan dalam kata sambutan masing-masing menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada kepala desa dan jajaran serta kelompok tani yang mana telah berhasi memanen jagung di kuartal IV hari ini.
Disebutkan bahwa Program Swasembada Jagung Nasional adalah merupakan Program Pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, dalam rangka ketahanan pangan nasional, di samping beras. Karena itu sangat diharapkan dukungan dari pemerintah desa.
Melalui instruksi Bupati Sambas H.Satono,S.Sos.I.MH. bahwa setiap desa di Kabupaten Sambas diwajibkan untuk menanam jagung minimal satu hektar perdesa.
“Semoga dukungan dan kerja sama dalam menjalankan program ini terus berlanjut dan kita wajib mendukungnya”, ajak Forkopimcam kompak.
Terakhir informasi harga bulog yang disampaikan oleh Kapolsek, untuk jagung kering adalah Rp.6400,- sementara jagung basah Rp.5500,- ***
Penulis/wartawan : Haris Disastra Editor : EF/Joh


















