banner 728x250
Sambas  

DINSOS-PMD KABUPATEN SAMBAS CABUT KPM BANSOS DALAM RAPAT OPTIMALISASI DTKS BERSAMA CAMAT, PEMDES DAN BPD

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Kepala Dinas Sosial, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs.Alkap dalam rapat Optimalisasi Peran Pemerintah Desa dan BPD dalam mewujudkan DTKS/SIKS-NG yang tepat sasaran

Sambas, Metrojayanews,com-Dalam rangka mewujudkan akurasi dan ketepat sasaran bantuan sosial kepada masyarakat di Kabupaten Sambas yang telah terdata kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)/ Siks-NG, Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DINSOS-PMD) kemaren selama dua hari berturut yakni hari selasa-rabu (19-20 maret 2024) melaksanakan rapat bersama Camat, Kepala Desa dan BPD diaula kantor bupati sambas guna membahas dan mewujudkan akurasi dan ketepat sasaran bansos kepada KPM yang benar-benar punya hak.

banner 325x300

DTKS adalah merupakan alat bagi Pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial agar tepat sasaran.

Diketahui selama ini banyak kendala dan keluhan masyarakat terhadap bansos yang dianggap kurang tepat sasaran.

Hal ini terkuak didalam rapat bersama tersebut dan terjadi diduga salah satu faktornya adalah akibat belum terupdatenya DTKS/Siks-NG di Desa dalam wilayah Kabupaten Sambas yang seharusnya dilakukan setiap tahun.

Karena itu Kepala Dinsos-PMD Kabupaten Sambas Drs.Alkap mengharapkan kepada Pemerintah Desa untuk selalu updating DTKS/SIKS-NG setiap tahun karena kondisi sosial dimasyarakat ini pasti senantiasa berubah, tutur kadisos-pmd ini.

“Kita melihat kondisi sosial dimasyarakat kita ini sangat dinamis, selalu ada perobahan Disetiap tahun, karena itu perlu updating DTKS” tambahnya.

Dan dalam kesempatan pertemuan ini beliau (Alkap) juga menerima informasi dari kepala desa (tidak disebutkan) yang menyebut bahwa dalam penerimaan bansos didesanye ada terdapat nama seorang caleg DPRD Kabupaten Sambas terpilih 2024 dan seorang pengusaha potong ternak sapi yang dikira masih menerima bansos aktif.

Dan merespons informasi tersebut Kadis Sos-pmd Drs. Alkap langsung memerintahkan kepada operator DTKS/SIKS-NG untuk mencabut dan memblokir nama-nama tersebut.

Beliau berterima kasih atas informasi ini dan mungkin ini bukan satu-satunya, dan beliau meminta kepala desa dan BPD ikut peran aktif memberikan informasi seperti ini.

Dan terakhir diharapkan kedepan bahwa KPM yang menerima bansos benar-benar tepat sasaran.***

Tim Metrojayanews,com

Editor : EF/Joh

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *