banner 728x250

PETANI JERUK DESA MERPATI DAPAT PELATIHAN TEHNIK MORAGA

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Tangaran, Metrojayanews,com Moraga adalah merupakan penemuan tehnis dalam memodifikasi pemeliharaan budidaya tanaman Jeruk untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Tehnis Modifikasi Budidaya jeruk ini awalnya ditemukan oleh seorang petani jeruk yang bernama Ramli penduduk Desa Gapura Kecamatan Sambas, dalam upaya mencari hasil produksi buah yang lebih baik dan berkualitas tinggi. Ternyata Tehnis Modifikasi Budidaya Jeruk penemuan Ramli ini cukup berhasil, sehingga diberi nama Budidaya Tehnis MORAGA.

banner 325x300

Dengan keberhasilan Tehnis MORAGA yang dapat menghasilkan produksi buah lebih baik dan berkualitas serta waktu panen relatif lebih banyak, oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bidang Hortikultura Kabupaten Sambas menjadikan Tehnis ini cara terbaik meningkatkan produksi tanaman jeruk di Kabupaten Sambas.

Dari sini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bidang Hortikultura berkomitmen meningkatkan produksi jeruk denganTehnis Moraga ini dengan melakukan pelatihan kepada para petani jeruk seperti yang telah dilaksanakan di Desa Merpati Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas pada hari Kamis 10/8/2023.

Pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ini diikuti oleh lebih kurang 45 peserta dari 10 Desa diantaranya Desa Merpati, Desa Tangaran, Desa Simpang Empat, Desa Semata, Desa Merabuan, Desa Mulia, Desa Matang Danau, Desa Sui.Baru, Desa Galing, dan Desa Perigi Landu.

Kepala Desa Merpati Adi Saputra saat menyampaikan kata sambutannya mengatakan, pertama mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak pelaksana yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas yang telah melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Jeruk dengan Tehnis Moraga di Desanya hari ini dengan baik dan lancar, tutur Adi.

Dan semoga dengan adanya pelatihan ini memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi semua peserta, sehingga diharapkan dapat menggenjot produksi buah jeruk yang baik dan berkualitas tinggi, sambung Adi.

Terkadang petani jeruk sangat mengeluh akibat anjloknya harga pasar, kelakar Kades ini menjelaskan, seraya mengakhiri kata sambutannya.

Senada dengan Kepala Desa, Kepala Bidang Hortikultura Bapak Apriandi juga mengharapkan kepada para peserta latihan agar betul-betul dapat menyimak dan memanfaatkan dengan baik ilmu dan pengalaman yang diberikan oleh Nara Sumber yakni Bapak Ramli sehingga nanti bisa meningkatkan produksi buah yang baik dan berkualitas, tutur Bapak Apriandi.

Lebih lanjut dikatakan Apriandi bahwa dari pelatihan ini dapat kita eratkan hubungan silaturrahmi diantara kita petani jeruk, semoga Allah memberkahi setiap usaha kita, aamin yra, ucap Apriandi mengakhiri.

Sambas Maju Sambas Berkemajuan Penulis/Wartawan : Haris Disastra Editor : EF / Joh

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *