banner 728x250
News  

AKANKAH PEMDA SAMBAS MAKSIMALKAN PAJAK DARI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT ?

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love
Bupati Sambas H.Satono S, Sos, I. MH.

Sambas, Metrojayanews,com.
Sebuah pertanyaan yang muncul dari kalangan Masyarakat, dimana Bupati Sambas H.Satono S,Sos,I.MH. menyampaikan hal pajak perkebunan kelapa sawit ini pada saat Acara Ulang Tahun Yayasan Permata Paloh, di Kecamatan Paloh beberapa waktu yang lalu.


Hal ini disampaikan Bupati Sambas lantaran Kabupaten Sambas adalah merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit di Kalimantan Barat.

banner 325x300


Sumber Daya Alam di Kabupaten Sambas hampir sebahagiannya adalah Areal Perkebunan Sawit, baik yang dikelola oleh Perusahaan maupun Perkebunan Rakyat. Namun demikian Pajak yang didapat dari sektor ini belumlah maksimal, disampaikan Bupati Sambas saat memberikan kata sambutannya diacara ulang tahun Yayasan Permata Paloh.


Menilik dari Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Kabupaten Sambas secara keseluruhan ditahun terakhir saat ini baru mencapai kurang lebih Rp. 189,21 Milyar.


Keseimbangan Pendapatan dan Asumsi Biaya Pembangunan masih terlalu jauh, bak kata Pepatah mengatakan Ibarat Kain Pendek ditarik keatas kaki yang nampak, ditarik kebawah kepala yang nampak.


Oleh karna itu Bupati Sambas ( H.Satono ) mengajak Pelaku Usaha terutama Pengusaha Perkebunan Kelapa Sawit untuk disiplin memaksimalkan Pajak untuk Pendapatan Daerah Sambas.


Tentu saja apa yang diharapkan oleh seorang Bupati sebagai pemberi Instruksi harus ditindak lanjuti oleh Dinas Tehnis terkait, agar tidak menjadi sebuah pertanyaan yang muncul di Masyarakat apakah ini menjadi keseriusan Pemerintah Daerah ?
Artinya Pemda Sambas tidak hanya melihat kerusakan jalan akibat mobilitas angkutan kelapa sawit yang tonasenya dinilai sangat berlebihan.
Semoga harapan Bapak Bupati ini menjadi harapan kita semua.


Sambas Maju Sambas Berkemajuan.
Tim Metrojayanews,com.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *