
Sambas, Metrojayanews,com.
Tahun 2022 Petani boleh berbangga, karena apa yang telah disampaikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas sesuai Visi dan Misi nya untuk memperjuangkan tambahan kuota pupuk bersubsidi sudah menjadi kenyataan.
Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Komisi I Kabupaten Sambas dari Fraksi PAN Daerah Pemilihan V Bapak Nandes S.Pd. kepada Wartawan Media ini pada saat Reses Masa Sidang Pertama tahun ini.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sambas Bapak Ir. Musanif MT, ketika dikonfirmasi seusai acara rapat di Pemda Sambas hari ini ( 26/1/2022 ) yang mengatakan bahwa ditahun 2022 Kuota Pupuk Bersubsidi Kabupaten Sambas mendapatkan kuota terbesar Kalimantan Barat.
Dalam beberapa tahun belakangan ini memang kita akui, bahwa pupuk bersubsidi untuk Petani cukup sulit untuk didapatkan, tutur Bapak Nandes, hal ini disebabkan oleh kurangnya sosialisasi pengajuan Data Petani dalam Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok ( RDKK ) oleh Petani sehingga keperluan pupuk bersubsidi untuk Petani tidak terpenuhi, sebut Nandes.
Oleh karena itu Nandes dalam Resesnya selalu menyarankan agar Kelompok Tani melalui GAPOKTAN harus secepatnya menyampaikan Data Petani yang berupa RDKK kepada Pemerintah supaya keperluan pupuk terpenuhi.
Bantuan Pupuk Bersubsidi tidak instan, pungkas Anggota Dewan ini karena itu perlu penyampaian Data Petani itu sendiri, seperti dicontohkannya kalau kita ( Petani ) memerlukan Pupuk Bersubsidi tahun ini RDKK nya sudah harus diajukan pada tahun sebelumnya artinya keperluan pupuk 2022 ini, RDKK nya harus disampaikan kepada Pemerintah ditahun 2021 begitu seterusnya, tutur Nandes.
Lebih lanjut dikatakan Nandes, walaupun belum terpenuhi semua kebutuhan Pupuk Bersubsidi ditahun ini, Alhamdulillah setidaknya Pemda Sambas sudah berupaya untuk mendapatkan tambahan Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Petani di Kabupaten Sambas, dan Insya Allah ini akan menjadi fakta, tutur Beliau mengakhiri.
Sambas Maju, Sambas Berkemajuan.
Ingat jaga diri dengan Pratokol Kesehatan 3 M yakni Mencuci Tangan Memakai Masker dan Menjaga Jarak.
Penulis/Wartawan : Haris Disastra.
Editor : Johardi.
















